Kamis, 08 November 2018

Tata Cara Pelaksanaan Umroh

TATA CARA UMROH SESUAI SUNNAH
March 14, 2018  TATA CARA UMROH SESUAI SUNNAH

Tata cara umroh umumnya akan disampaikan sang panitia penyelenggara umroh ketika proses manasik. Hal ini perlu diperhatikan sang semua jamaah umroh agar mereka tidak melakukan kesahalan ketika mulai melalukan ibadah pada tanah kudus.

Tata cara melakukan ibadah umroh harus dilakukan berurutan sesuai menggunakan sunnah yang ditentukan. Dimulai dari mengucapkan niat dan berpakaian ihram. Lalu dilanjutkan dengan melaksanakan tawaf, sa'i dan yg terakhir adalah tahalul. Semua rangkaian ibadah tersebut wajib  dilaksanakan oleh semua jamaah umroh.

1. Membaca Niat & Berpakaian Ihram

Niat melaksanakan umroh diucapkan ketika berada pada kota Madinah, tepatnya pada Bir Ali. Ketika mengucapkan niat, para jamaah sudah berpakaian ihram. Setelah mengenakan kain ihram, jamaah melakukan shalat sunnah ihram sebanyak 2 rakaat.

Ketika memakai sandang ihram, para jamaah dilatang untuj memakai wewangian, memakai peci/kopyah dan berafiliasi suami istri. Selain itu, ketika sedang membersihkan hadast mini   dan hadast akbar (mandi), para jamaah pula dilarang untuk menggunakan sabun mandi dan pasti gigi.

Setelah membersihkan diri, memakai sandang ihram & berpakaian ihram, para jamaah akan dibawa menuju Makkah. Selama perjalanan, para janaah umroh diharuskan buat mengucap kalimat talbiyah sebanyak-banyaknya dengan rasa nrimo & khusyuk dari hati.

2. Tawaf

Setelah hingga di Makkah, seluruh jamaah haji diharuskan untuk segera melakukan tawaf. Jadi jangan hingga mengulur-ngulur waktu atau bersantai-santai saat akan melaksanakan tawaf. Karna sunah yg dianjurkan oleh Rasulallah saw merupakan kita wajib  sesegera mungkin melaksanakan tawaf sesampainya di Makkah.

Sebelum melaksanakan tawaf, para jamaah diwajibkan untuk berwudhu dahulu. Jika selama bepergian telah melasanakan wudhu, tetapi sesampainya di Makkah ternyata mengalami sesuatu hal yang mengakibatkan batalnya wudhu, maka para jamaah harus buat melakukan wudhu pulang.

Tawaf dimulai menurut Hadjar Aswad dengan mengucapkan kalimat Bismillahi Allahuakbar. Lalu mencium & mengusap Hadjar Aswad. Dilanjutkan menggunakan mencium kedua belah tangan yang sebelumnya digunakan buat mengusap Hadjar Aswad tadi. Serta memberi insyarat ke arah Hadjar Aswad menggunakan tangan kanan.

Selanjutnya para jamaah dilanjutkan mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali dengan melafalkan doa sapu jagad. Disunnahkan bagi jamaah laki-laki  buat raml (berlari-lari kecil) pada putaran ke 1-tiga. Lalu pada putaran ke 4-7 berjalan biasa.

Lalu selesainya mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 putaran, para jamaah disunnahkan buat melakukan shalat sunnah Thawaf sebanyaj 2 rakaat di kurang lebih makam Nabi Ibrahim as. Pada rakaat pertama disunnahkan buat membaca surat Al Kafirun & dalam rakaat ke 2 disunnahkan untuk membaca surat Al Ikhlas. Dan pelengkap berdasarkan thawaf adalah meminum air zam zam pada loka yg sudah disediakan. Jangan lupa buat membaca doa Allahhumma inni as'aluka ngilman naafi'aan warizqoon wa si'aan wa syifaa'an minkulli dza'inwasaaqomin birohmatika yaa arhamarrohimiyn.

3. Sa'i

Tata cara umrah yg ketiga menurut sunnah merupakan melakujan sa'i. Sa'i merupakan berjalan kaki antara bukit Safa & bukit Marwah bolak-pulang sebanyak 7 kali. Para jamaah umrah akan melalukan sekali ke Marwah & sekali ke Sa'i maka yang tersebut itu telah terhitung 2 kali sa'i dengan tujuan sa'i terakhir berada di bukit Marwah.

4. Tahalul

Tahalul merupakan proses yg tetakhir wajib  dilakukan para jamaah saat umroh. Tahalul sendiri merupakan adalah membatalkan ihram dengan cara memotong/mencukur habis rambut khusus buat pria. Dan memotong sebagian kecil berdasarkan ujung rambut spesifik buat perempuan  .

Demikianlah rapikan cara melakukan umrah sinkron dengan sunnah Rasulallah saw. Semoga uraian pada atas bisa memperlancar dan menambah kekhusyukan para jamaah semuanya.